Code Red: Bukan Worm Biasa!

•Mei 16, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Worm Code Red termasuk salah satu worm yang cukup menarik dibandingkan dengan worm-worm yang beredar akhir-akhir ini, karena virus ini tidak lagi ditulis dalam bahasa script, tetapi merupakan sebuah compiled code base.

Nama “Code Red” ini sendiri bukanlah didasarkan dari signature dari worm ini, tetapi merupakan nama yang diberikan oleh tim eEye Security, penemu worm ini. Worm Code Red mengambil kesempatan dari sebuah lubang security lama di IIS/Index Server ISAPI.

Lubang ini akan memungkinkan hacker untuk mengambil alih sistem yang memakai IIS ini dalm konteks sekuritas local system. Dengan memperoleh konteks sekuritas local system, si hacker akan memiliki permission tak terbatas atau komputer itu, sehingga ia dapat saja melakukan format hard disk bila diinginkan.

Worm ini dikirim sebagai HTTP GET Request ke IIS dengan perintah yang dapat meng-eksploitasi hole ISAPI ini dan mulai menjalankan program worm ini. Code untuk worm ini tidak disimpan sebagai file di hard disk seperti halnya worm lainnya, tetapi disimpan di memori. Teknik ini menghilangkan kesempatan bagi anti virus untuk menyadari masuknya worm ini, tetapi juga sekaligus menjadi salah satu kelemahannya, seperti telah diberitakan, bahwa reboot akan menghilangkan worm ini dari server anda.

Penyebaran

Pada saat mulai diekseskusi, worm ini akan menciptakan 100 thread. Thread adalah satuan eksekusi logic yang independen dalam suatu program komputer. Semua thread yang diciptakan merupakan copy dari code base worm ini sendiri, sehingga akan melakukan semua hal persis dengan dirinya.

Thread 1-99 akan mencoba menyebarkan dirinya dengan cara mengirim HTTP GET Request ke 99 website secara acak. Dalam code ini, ada suatu kondisi penjagaan agar tidak mengirim Request ini ke alamat IP 127.*.*.*, yang merupakan alamat IP untuk localhost. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya infinite loop.

Deface

Thread ke-100 dipergunakan untuk melakukan deface terhadap website default di server IIS tersebut. Sebelum melakukan deface, worm ini akan mencek codepage dari sistem operasi Windows. Bila codepage yang didapat adalah 1033, maka deface akan dilakukan. Codce 1033 adalah codepage untuk bahasa Inggris.

Sama seperti cara penyimpanan sebelumnya, deface ini tidak dilakukan dengan mengubah file default.htm ataupun index.htm, tetapi caranya adalah dengan melakukan tehnik hooking terhadap ISAPI filter IIS itu sendiri (w3svc.dll).

Hooking merupakan suatu teknik yang mengubah code dalam memory untuk menunjuk ke lokasi code lainnya, yang dalam kasus ini adalah code worm ini sendiri, sehingga semua permintaan page akan memperoleh page kosong dengan tulisan:

Welcome to http://www.worm.com ! Hacked by Chinese!

Kemudian deface ini berlangsung selama 10 jam saja. Setelah 10 jam, hooking ini dihentikan dan website anda kembali seperti semula lagi sampai adanya serangan baru dari website lain. Hal ini bisa membingungkan webmaster yang kebetulan masuk pada jam-jam terakhir.

Kemudian worm ini akan mencari file C:\notworm. Bila file ini ada, maka worm ini akan menonaktifkan dirinya. File C:\notworm ini seakan-akan adalah penawar bagi worm ini.

Serangan ke Whitehouse

Bila masih aktif, worm ini akan melakukan pengecekan tanggal. Bila tanggal hari ini berada antara tanggal 20 dan 28 waktu GMT, maka worm ini mencoba melakukan koneksi soket ke alamat IP 198.137.240.91 port 80, alias www.whitehouse.gov. Bila ditemukan, maka paket data sebesar sekitar 100KB akan dikirim ke alamat tersebut byte per byte.

Setelah itu, thread ini akan tidur selama empat setengah jam. Setelah itu, thread akan diaktifkan dan mulai mencoba melakukan koneksi ke 198.137.240.91 dan mengirim 100KB lagi.

Dengan hitungan sekarang, bahwa telah ada setidaknya 100.000 server terinfeksi oleh “Code Red” ini, maka dalam waktu sebentar saja sudah akan terjadi DDoS di server whitehouse.gov pada khususnya dan Internet pada umumnya.

Bila ditemukan bahwa tanggal sistem berada di bawah tanggal 20, maka thread ini akan dipakai sebagai penyebar, seperti halnya ke-99 thread pertama.

Langkah penanggulangan

Tentu saja langkah penanggulangan yang paling ampuh adalah reboot server anda, kemudian lakukan instalasi patch IIS/Index Server pada server ini.

Administrator website www.whitehouse.gov telah memindahkan alamat IP mereka ke 198.137.240.92 mulai hari ini dan menonaktifkan alamat IP 198.137.240.91. Hal ini akan secara tidak langsung menonaktifkan serangan DDoS dari worm ini, karena bila worm ini tidak dapat melakukan koneksi ke 198.137.240.92:80, maka paket tidak akan dikirim.

Antisipasi serangan

Untuk menangkalnya, jalankan selalu peranti lunak antivirus pada komputer Anda. Jangan membuka kiriman data atau e-mail dari seseorang yang belum Anda kenal. Waspadalah selalu dengan kiriman e-mail atau data dari seseorang yang lembaganya atau orang tersebut adalah pihak yang tidak sedang menunggu kiriman e-mail dari Anda.

Jika Anda pemakai program Windows, setting komputer Anda dan sediakan sedikit ruang untuk file extensions . Jangan sekali-sekali membuka program apa pun yang berakhiran .exe., a .bat, a .vbs, atau file suatu dotcom yang dikirim balik melalui e-mail. Extension filenames ganda seperti kournikova.jpg.vba — a program Visual Basic seperti jpg image juga harus diwaspadai.

Apakah itu XSS (Cross Site Scripting) ?

•Mei 14, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

XSS (Cross Site Scripting) adalah salah satu metode untuk mengeksploitasi suatu sistem . Kebanyakan kesalahannya ada pada penulisan scripting pada halaman web tersebut yang mengijinkan beberapa karakter tertentu dijalankan pada situs tersebut.

Metode eksploitasi yang dipaparkan disini adalah dengan cara memanipulasi pemanggilan form atau menu yang ada pada halaman situs target. Biasanya waktu kita masuk pada sebuah halaman web, yang pertama kita lihat pastilah halaman utamanya atau menu utama dari situs tersebut. Di menu utama atau halaman utama tersebut biasanya terdapat link-link untuk masuk ke halaman yang lebih dalam. Untuk mengetahui apa yang akan dipanggil pada saat link tersebut kita klik yaitu lihat di scroolbar yang ada dibawah pojok sebelah kiri pada browser anda. Biasanya seperti ini :
Contoh
http://target.com/index.html?menu=<halaman yang akan di tampilkan jika menu di klik>
http://target.com/index.html?menu=<h1>ME FOUND BUG</h1>

[+] Setiap kita membuka suatu halaman web, kita mengirimkan suatu permintaan kepada server tersebut. Jika permintaan kita terdapat di server, maka browser akan menampilkan halaman yang kita minta tersebut. Tetapi jika mengirimkan permintaan dalam bentuk script apakah yang terjadi ???? Yang terjadi adalah server berusaha mencari permintaan kita, jika memang di server tidak ada maka permintaan kita akan ditampilkan di browser kita

[+] *Script yang bisa digunakan untuk XSS adalah :

  • -> HTML
  • -> JavaScript
  • -> VBScript
  • -> Active X
  • -> Flash

Pencegahan Dengan cara memfilter atau dengan kata lain, server tersebut sudah di setting agar tidak melayani permintaan yang mengandung beberapa karakter seperti berikut :
Char ; / ? : @ = & < > “ #
Code %3b %2f %3f %3a %40 %3d %26 %3c %3e %22 %23

Char { } | \ ^ ~ [ ] ` % ‘
Code %7b %7d %7c %5c %5e %7e %5b %5d %60 %25 %27

Jadi Kunci utama pada XSS yaitu user dapat memasukkan data melalui input form (contohnya input form seperti kita akan mem-posting sesuatu di forum) yang kemudian akan ditampilkan kemudian oleh user lain atau user itu sendiri. Kalau si programmer nya tidak memfilter tags elemen HTML atau tanda bahasa pemrograman lain ya dengan mudah akan bisa di cross site scripting.

DoS Yahoo Messenger

•Mei 13, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

DoS (Denial of Service) untuk Yahoo Messenger version 7.5.0.814 dan mngkin versi lain

Code:
msg:———————————————iframe onload=$InlineAction()>:)

dan coba anda send ke teman2 anda…. (PM)

sumber  echo.or.id

Tentang pakar IT kita neh…??

•Mei 13, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar
Lihat saja ulah sang pakar IT kita…

http://www.geocities.com/ratc_noid/ICC-CENTER.gif
http://www.geocities.com/ratc_noid/indonesiaweb.gif
http://www.geocities.com/ratc_noid/karyasuccse.gif
http://www.geocities.com/ratc_noid/nurcholis.gif

Aku sedikit gk enak hati apa yang dibilang pakar IT kita ini..
Ya tambah lagi dengan yang satu ini…

diambil dari diskusi forum..hehehe

unsuprise wrote:
Liat aja kata kata nya hehhehe

Ya biarkan saja lah dia seperti itu menjadi pakar dan menyobongkan dirinya toh yang dia tudah itu salah ahaha moga – moga tidak ada lagi orang orang sperti dia hanya mengumbar omongann

@me: yap betul banget! semua tuh hanya omong kodong eh, kosong! :)

luffy wrote:
lagi pngen di kenal dunia,dan terimalah dengan tersenym Laughing klo gsk gitu paling mau ngajarin anaknya,.. just opinion

@me:ya biarkan saja bro…anak kecilkan memang begitu..pengenya dikenal! caper! biar disebut hebat! padahal gak hebat2 amat! :P

black_alpha wrote:
gak pa”lah…
dia cman manas”sin doank…

cman bisa kayak gitu apa bangganya??

JARI TENGAH BUAT PAKAR KITA!!!! Evil or Very Mad

udahlah spam aja emailnya!!!!!
hehehe…

@me: jempol juga ya! tapi jempol kebalik..kakakhahakhakh.. kagak ada yang bisa dibangga2in dari pakar kita ini! bisa cuma omong yang ga jelas..mau menang sendiri..

unsuprise wrote:
Ya setelah di lihat juga itu sangat mirip, jangan 2 itu website dia yang bikin dia yang ngacurin wahahahah bisa aja tuh die xixix

Kalau di suruh web lain mungkin hanya Begong gtu paling wahahah ya harap maklum ;;hehehe

Jadi yang CUPU siapa ya Hacker atau Pakar seperti dia????

Jawab dalam hati saja nanti di tuntut loh hehehe

@me: nah ini lagi… bisa saja dia memang mengelola web ini atau minta adminnya paswd..eeeee. masuk trus ditambahin dech sedikit tulisan biar dilihat kaya deface beneran… hahahahaha :-)

adityahadi wrote:
duh bete banget dah klo liat orang kayak gn…

Katanya pemerhati IT, tapi koq malah musuhan ama kita2
yg nyata2 sama2 mempunyai niat yg baik di dunia IT

huhu….bukannya klo begini citra jelek hacker bakal balik lagi??

kayak lagunya gigi y?? hehe PANAZ, PANAZ, PANAZ, PANAZ PADA DIRI…

@me: bakal panas juga kalau dia lihat tulisan ne..hehehe…ya mudah2han dia ngelihat ya…amin!

konohablueflash wrote:
dia lagi kurang kerjaan kali…

dirumah lagi ga dijatah sama bininya..

makanya utk ngelampiasin stresnya dia ngedeface dh..

padahal smbil ngedeface..

tngnnya dia lagi ‘handjob’ tuh… LaughingLaughing

@me: Laughing Laughing Laughing Laughing Laughing Laughing Laughing Laughing Laughing Laughing Laughing Laughing Laughing Laughing Laughing Laughing Laughing Laughing Laughing Laughing Laughing Laughing Laughing Laughing Laughing Laughing Laughing
kalau yang ini tambah setuju…

NB:
Apakah anda tidak belajar bisnis dan manajemen???
anda terlalu ambisius! sombong! dan tidak mau mengelah serta keras kepala!
seharusnya anda (PAK roy suryo) memberikan citra yang baik untuk kepribadian seorang hacker… Bahwa hacker tidak selau merusak seperti yang om, pak atau apalah ( RS ) lakukan seperti diatas.. Melaporkan berbagai kesalahan yang mungkin hacker bisa temukan!

eh, RS udah tau definisi Hacker dan Cracker belum ya? jangan2 udah banyak omong eeeee..ga tau maksudnya…kekekek

[TOOL] RFI Scanner v1.0

•Mei 12, 2008 • 1 Komentar

Nemu tool baru neh… Very Happy

Bagi yang punya list-list hasil injectan di notepad yang sangat banyak dan pengen ngecek apakah web-web tersebut masih bisa diinject atau nggak, mungkin tool ini bisa membantu.

Cara menjalankan program :

  1. Jalankan program RFI Scanner
  2. Select file yang mau dicek
  3. Klik tombol “Load File”
  4. Klik tombol “Check Now”
  5. Tunggu hingga selesai

Note :

  1. File yang mau diload harus berisi url-url vuln [bukan backdoor]
  2. Tidak boleh ada kata-kata ataupun apapun selain list-list URL [jika tidak, file tidak bisa diload]
  3. Hasil RFI Scanner akan disimpan di lokasi yang sama dengan lokasi program dan akan di simpan dengan nama file “RFI_Scan_by_odod.txt”
  4. Hasil scan yang tersimpan dalam file “RFI_Scan_by_odod.txt” adalah web-web yang hanya masih vuln [yang masih bisa diinject]

Baca “Read Me”-nya dolo sebelum menjalankan program ini.

http://rapidshare.com/files/112081874/RFI_Scanner_v1.0_by_odod.rar.html
Size File: 53 KB

pass : ododgantengbanget